Postingan

Makalah PAI

PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Aliran Murji’ah merupakan salah satu aliran yang dipelajari dalam Teologi Islam. Munculnya aliran ini dilatarbelakangi oleh persoalan politik, yaitu soal khalifah (kekhalifahan). Setelah terbunuhnya khalifah Usman ibn Affan, umat Islam terpecah kedalam dua kelompok besar, yaitu kelompok Ali dan Mu’awiyah. Kelompok Ali lalu terpecah pula kedalam dua golongan yaitu golongan yang setia membela Ali (disebut Syiah) dan golongan yang keluar dari barisan Ali (disebut Khawarij). Ketika berhasil mengungguli dua kelompok lainnya, yaitu Syiah dan Khawarij dalam merebut kekuasaan, kelompok Mu’awiyah lalu membentuk dinasti Umaiyah. Syiah dan Khawarij bersama-sama menentang kekuasaannya. Syiah menentang Mu’awiyah karena menuduh Mu’awiyah merebut kekuasaan yang seharusnya milik Ali dan keturunannya. Sementara itu Khawarij tidak mendukung Mu’awiyah karena ia dinilai menyimpang dari ajaran Islam. Dalam pertikaian antara ketiga golongan tersebut, terjadi ditengah-tengah...

Proses mengarahkan dan mempengaruhi

Proses mengarahkan dan mempengaruhi (kegiatan yang berhubungan dengan tugas) untuk mencapai tujuan. Poin penting: Melibatkan orang lain (kualitas, ketaatan bawahan dalam menerima pengarahan) Tidak Seimbang antara pemimpin dan yang dipimpin (hak dan kewajiban) Tidak hanya mengatakan tapi melakukan Pendekatan: Tumbuh dari bakat Tumbuh dari perilaku Gaya Kepemimpinan: Demokratis Bebas/Laissez Faire Situasional Gaya kepemimpinan Lelaki dan Wanita: Schermerhorn: Wanita cenderung demokratis, interaktif Sharpe: Wanita mementingkan interpersonal Discussion Lelaki umumnya otoriter Secara umum sama, tapi situasi yang akan berbeda

Manajemen Perubahan Organisasi

Proses terbentuknya kelompok: Ada orang Situasi sama, beda tujuan Mulai kenal (adaptif) Ada tata cara/struktur Ada hubungan antar bagian Organisasi baru Perubahan dalam organisasi: Banyak yg tidak menyukai perubahan, tak bisa dihindari, harus dihadapi Diperlukan satu pengelolaan perubahan ke positif Banyak masalah bisa terjadi Penolakan tak tersirat, protes, demo Penolakan yang tersirat, motivasi kerja turun Kenapa perubahan ditolak ? Penolakan atas perubahan oleh individu Penolakan oleh kelompok Individual Resistance: Kebiasaan, karena nyaman dan menyenangkan Rasa aman, Faktor ekonomi Ketidakpastian Persepsi Organizational Resistence: Inersia struktural Dampak luas perubahan Inersia kelompok kerja Solving Penolakan: Pendidikan dan komunikasi Partisipasi Fasilitas dan dukungan Negosiasi Manipulasi dan kooptasi Paksaan

Pemrograman Batch 1 - Perintah Dasar cmd

Gambar
Tidak ada yang lebih mudah dan sederhana daripada pemrograman .bat files. Ini merupakan pemrograman dasar bagi kita untuk lebih mengenal pemrograman secara lanjut dan keseluruhan. Batch ini sangat bagus bagi kita untuk lebih mengenal tentang CMD Prompt. Dan untuk membuat sebuah pemrograman batch kita dapat menggunakan Notepad. Kita dapat membuat virus yang sederhana atau virus yang sangat berbahaya sekalipun. Bat files dapat membuat semua jenis kekacauan yang ada di Komputer. Tapi disini kita akan belajar mengenal perintah-perintah dasar yang ada di command prompt terlebih dahulu. 1. Pertama-tama jalankan Program Command Prompt dg cara “klik tombol Start – Run” atau pake keyboard “Bendera + r” terus ketikkan “cmd” Gambar 1 : tampilan command prompt awal Perintah-perintahnya adalah : a. Date : memunculkan tanggal b. Time : memunculkan jam c. Vol : mengetahui volume atau name dari drive yang sedang aktif d. Title : mengganti nama pada title bar cmd, missal “title phc” lihat hasi...

Ad-Hoc Wireless LAN

Gambar
Ξ June 2nd, 2008 | → | ∇ Technology, Wireless | Ad-Hoc Wireless LAN Model jaringan ini memungkinkan perangkat wireless berkomunikasi satu sama lain secara langsung tanpa central access point. Banyak metode digunakan untuk konfigurasi jaringan Ad-Hoc, berikut adalah salah satu contoh sederhana tips dan tahapan dalam mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc wireless LAN. 1. Dibutuhkan “wireless network card” pada masing-masing komputer. 2. Masuk ke “network card properties” dan set SSID dengan nama tertentu (unique). Pastikan bahwa anda mengkonfigure SSID dengan nama yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak sama, jaringan tidak akan terhubung. 3. Masuk ke “network card properties” dan set “channel” untuk jaringan wireless yang akan digunakan. Pastikan anda mengkonfigurasi channel dengan angka yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak, jaringan tidak akan terhubung. 4. Set IP LAN static pada kedua komputer. Patikan anda mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu...